Bataringan CLC berat sebelah dikarenakan gelembung atau busa foam yg tercampur dalam adonan tidak mampu menahan berat jenis pasir.yang seharusnya pasir tetep pada posisinya,akhirnya harus/ menjadi turun dan mengendap dibagian bawah alas adonan.dan yang tertinggal biasanya hanya pasir yg berat jenisnya ringan,dan banyak busa foamnya saja bagian atas. Sehingga menjadikan bata lebih rapuh. Dan biasanya juga disebabkan karena terlalu banyak air adonannya, atau adonan terlalu encer. Cara mengatasi hal tersebut adalah sebelum membuat adonan/produksi bataringan lebih baik mengecek dahulu kondisi pasir, apakah pasirnya basah sekali atau tidak. Nanti airnya disesuaikan. Apakah pasirnya bersifat membutuhkan/menyerap banyak air atau tidak. Apakah pasirnya banyak kandungan tanah atau lumpur? Itu juga harus dilihat karena kalo pasirnya banyak kandungan tanah atau lumpur pasti hasil adonan bataringan keringnya lama dan lebih mudah patah. Sebelumnya lebih baik dipastikan dahulu, dan tetap usahakan mencari material bahan yg lebih baik.
Sebelum terlanjur masuk untuk diadon, karena cosnya cukup mahal kalo sampai gagal. Semoga bermanfaat..🙏🙏

Komentar
Posting Komentar